Toyota Sienta 2019

Toyota Sienta 2019

Nama Toyota Sienta di jajaran mobil MPV berpintu sliding dari Toyota mungkin masih bisa dibilang sebagai ‘anak bawang’ jika dibandingkan dengan ikon MPV sliding door, seperti Toyota Alphard & Toyota Vellfire. Berada di level minivan atau compact MPV, mobil yang bersaing secara head to head dengan Honda Freed ini sejak pertama kali debut di tahun 2003 sudah menjadi ikon mobil keluarga muda di Jepang.

Menggunakan kode bodi XP80, Toyota Sienta generasi pertama hadir dengan bentuk yang lebih ‘kotak’ dengan headlamp bulat khas mata panda. Sukses dipasarkan di Jepang, Hongkong, dan Singapura, Toyota Sienta generasi pertama memiliki life cycle 7 tahun dari 2003 sampai 2010. Sempat pula ada versi wajah baru dari Toyota Sienta yang dikenal dengan Sienta DICE dengan style yang sedikit berbeda, dimana model ini diproduksi dari 2011 sampai 2015.

Baru di tahun 2015, Toyota secara resmi memperkenalkan generasi kedua Toyota Sienta yang diperuntukkan untuk keluarga urban berjiwa muda. Menariknya, Toyota Sienta generasi kedua berkode XP170 yang dijual di Indonesia ternyata diproduksi secara CKD di Indonesia dengan kandungan material lokal hingga 80% dari keseluruhan komponen di mobil.

Terinspirasi dari sepatu trekking, Toyota Sienta 2019 diperuntukkan untuk keluarga muda penyuka kegiatan-kegiatan outdoor. Sekalipun mengalami facelift ringan, namun bahasa desain sporty nan berwarna masih menjadi tema besar di eksterior Toyota Sienta 2019.

Tampak depan Toyota Sienta 2019 mengalami ubahan paling kentara dibandingkan area lain. Soalnya kini Toyota memberikan front bumper dengan front grille yang lebih dominan dengan detil berupa garis strip horizontal yang dibalut aksen chrome di frame luar grille.

Area headlamp juga kini mengusung desain baru, dimana area dalam headlamp dibalut frame berkelir hitam. Menariknya untuk versi Jepang hanya menggunakan single projector Bi-Beam LED, berbeda dengan versi di Indonesia (pre-facelift).

Dari segi kemudahan keluar-masuk kabin, akses pintu sliding door elektris yang dimiliki Toyota Sienta 2019 menjadi lebih cerdas berkat teknologi reserved lock function. Sederhananya fitur ini memungkinkan pintu sliding terkunci otomatis saat mulai menutup, melalui sentuhan pada tuas handle pintu sliding. Nah untuk buka-tutup kunci pintu pun bisa dilakukan dengan menekan tombol di masing-masing tuas, tanpa perlu membuka kunci maupun menekan tombol di alarm.

Tampak belakang Toyota Sienta 2019 memiliki desain yang sama dengan Toyota Sienta pra-facelift. Hanya saja desain tail lamp kini berubah dengan bentuk yang lebih fresh, yang dilihat dari desain lampu rem yang lekukannya mengikuti sisi terluar dari taillight dan sudah menggunakan teknologi LED. Jika diperhatikan di bawah logo Toyota kini pada panel plat nomor terdapat aksen bertuliskan Sienta.

Desain dashboard Toyota Sienta 2019 tidak berbeda jauh dengan versi pra-facelift dengan versi Jepang, yang berbeda dengan versi Indonesia dalam hal penempatan tuas transmisi. Bahkan untuk urusan setir sampai instrument cluster pun masih menggunakan konsep yang sama dengan versi keluaran awal.

Mengingat Toyota Sienta 2019 diperuntukkan untuk keluarga muda, di pasar Jepang Toyota Sienta dipasarkan baik versi 5-seater, 6-seater, hingga 7-seater. Untuk jok 6-seater dan 7-seater memiliki mekanisme pelipatan kursi model dive-in, yang memungkinkan penyimpanan barang di bagasi bisa lebih fleksibel.

Fitur keselamatan Toyota Sienta 2019 sudah didukung oleh sistem airbag di 6 area (pengemudi, penumpang depan, airbag tirai, serta airbag samping pengemudi dan penumpang). Selain itu terdapat pula sistem keselamatan aktif seperti Intelligent clearance sonar, Hill start assist control, Pre-crash safety (laser radar + monocular camera system), Lane Departure Alert (LDA), Automatic High Beam (AHB), dan Toyota Safety Sense dengan pedestrian (daytime) detection.

Dalam kondisi standar Toyota Sienta 2019 di Jepang tidak dibekali oleh head unit, hanya sudah dipasangkan total 6 speaker di dalam kabin. Meski demikian, Toyota menyediakan banyak opsi head unit double din dengan layar digital yang bisa dipilih oleh konsumen Jepang, baik T-Connect navi berukuran 7 sampai 9 inci, atau head unit model standar.

Toyota Sienta 2019 boleh jadi hanya bersolek sedikit di usianya yang baru menginjak tahun ke 3. Meski demikian, dengan adanya fitur yang lebih kaya, termasuk tipe baru Funbase X dan G, membuka kesempatan bagi keluarga urban di kawasan Jepang untuk bisa merasakan MPV kompak yang fun seperti Toyota Sienta.

Kira-kira apakah Toyota Sienta 2019 bisa hadir di Indonesia? Andaikan ada, pasti akan mendapatkan banyak penyesuaian seperti versi produksi Indonesia. Namun tidak menutup kemungkinan wajah Toyota Sienta 2019 inilah yang akan digunakan oleh Toyota Indonesia apabila melakukan penyegaran pada lini Toyota Sienta di Indonesia.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *