Nissan Terra VL 4×2 2018

Nissan Terra VL 4×2 2018

Diluncurkan di Filipina pada 28 silam, persis seperti dugaan Cintamobil.com PT Nissan Motor Indonesia meluncurkan SUV ladder-frame Nissan Terra 2018 di Gaikindo International Auto Show 2018. Hadir sebagai penantang terkini dari Toyota Fortuner, Chevrolet Trailblazer, Isuzu mu-X, dan yang paling berat adalah Mitsubishi All New Pajero Sport. Mampukah Nissan Terra memberi perlawanan yang serius bila dibandingkan dengan rivalnya yang berlogo tiga berlian tersebut. Berikut spesifikasi Mobil Nissan Terra VL 4×2 2018.

Salah satu kelebihan Nissan Terra bila dibandingkan dengan pesaingnya adalah, tampilan depannya yang begitu kekar dan berkelas. Lihat saja bentuk V-Shape grill khas produk-produk Nissan lainnya yang juga tetap terpasang di mobil bersasis tangga ini. Belum lagi ditambah dengan lampu DRL (Day Time Running Light) yang dibuat serasi dengan bentuk headlamp yang mengkurva. Grill dengan bentuk sarang lebah yang besar serta berlapis krom makin menambah nuansa kekar SUV terbaru andalan Nissan ini.

Berlanjut ke bagian samping, langsung terlihat perawakan Nissan Terra yang jangkung dan besar. Tapi berita baiknya, meskipun tampilannya gemuk, namun enggak terlalu terlihat oversize alias masih proporsional. Tentu ini jadi poin positif bagi Nissan Terra. Footstep akan mempermudah pengemudi, maupun penumpang belakang untuk naik ke kendaraan. Oh ya, kami menyukai bentuk overfender pada spatbor bagian depan dan belakang mobil ini terlihat pas dengan bentuk bodi keseluruhan. Pelek dengan two tone polish juga membuat kesan mewah Nissan Terra makin mencuat.

Tampilan belakang mobil ini terlihat mewah berkat penggunaan stoplamp berukuran besar dan memiliki lampu LED memanjang yang terlihat sangat cantik di malam hari. Meski mobil tes kami ini berwarna hitam yang biasanya akan menimbulkan kesan oversize pada mobil berukuran kecil sekalipun, namun ternyata tidak terlihat terlalu besar di Nissan Terra ini. Hal tersebut berkat paduan serasi antara desain lampu belakang, spoiler belakang, dan ukuran bumper. Sangat disayangkan mobil ini belum dilengkapi dengan lampu kabut belakang, padahal slot tempat lampunya sudah tersedia.

Kalau boleh jujur kami dari Cintamobil.com agak menyayangkan mengapa Nissan Terra ini masih menggunakan setir bawaan dari Nissan Xtrail T32 yang hadir sejak 2014. Kendati setir ini nyaman digenggam dan tetap nampak modern, namun alangkah baiknya jika Nissan menyematkan desain setir yang terbaru seperti yang digunakan oleh Nissan All New Micra. Untuk layout interiornya sendiri agak mengingatkan Nissan Navara NV200, namun itu bukan berita buruk, karena walau sudah mulai terlihat berumur, tetapi masih layak untuk Nissan Terra ini.

Nissan Terra 2018 ini didaulat sebagai SUV dengan 7 penumpang. Menariknya, akses ke bangku baris ketiga ini sangat mudah. Pelipatannya bisa dengan one touch tumble yang memungkinkan bangku baris kedua melipat hanya dengan sentuhan satu tuas.

Guna kompetitif di kelasnya dan harus menghadapi Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner, Nissan membekali Nissan Terra VL 4×2 AT dengan fitur-fitur mumpuni. Berikut uraian fitur terdapat pada Nissan Terra VL 4×2 AT.

Meski berdimensi bongsor, namun pengemudi pemula sekalipun tidak perlu was-was mengemudikan Nissan Terra 2018 yang bukan Terrano zaman now ini. Karena mobil berdesain macho ini sudah dibekali dengan fitur unggulan bernama Intelligent Around View Monitor dengan Moving Object Detection.

Dengan adanya fitur ini, Nissan Terra di bekali dengan empat buah kamera yang tertanam pada masing-masing bagian. Diantaranya hidung (di bawah logo Nissan bagian depan), spion kir dan kanan, dan bagian buntut mobil. Citra dari empat buah kamera tersebut di olah sedemikian rupa guna menginterpretasikan tampilan seperti digambar. Dan yang hebatnya lagi, penyematan fitur ini merupakan yang pertama di kelasnya.

Tidak sabar kami langsung lompat ke bangku pengemudi, pengaturan kursi dan setir sangat baik, mudah saja mencapai posisi mengemudi ideal saya sebagai tester. Pindahkan transmisi ke D dan mulai berjalan, putaran setirnya merupakan yang paling berat apabila dibandingkan dengan lawan-lawannya, meski begitu untung saja genggaman setirnya tetap terasa nyaman.

Tenaga serta torsi yang dihasilkan juga cukup membantu kami melakukan overtaking di trek pendek-pendek. Bahkan kecepatan 110 km/jam mudah saja kami dapatkan di test area GIIAS 2018. Kami mensinyalir akselerasi 0-100 km/jam nya ada di kisaran 11 detikan.

Kami sangat menyarankan mobil ini untuk Anda yang mencari SUV ladder-frame alternatif selain model sudah mapan. Segera test drive unitnya di GIIAS 2018 untuk merasakan seperti apa SUV terbaru Nissan ini.

Mungkin Anda Menyukai