Chevrolet Orlando Redline 2019

Chevrolet Orlando Redline 2019

Chevrolet Orlando Redline 2019 merupakan kelanjutan dari MPV Orlando diperkenalkan pertama kali pada tahun 2011. Konsep Orlando adalah 5 pintu dengan 7 kursi berdasarkan Chevrolet Cruze. General Motors (GM) pada awalnya dimaksudkan untuk membawa Orlando ke Amerika Serikat.

Model Eropa tersedia dari 2011 hingga 2014. Sedangkan pada tahun 2015, Chevrolet menghentikan Orlando di pasar Rusia. Bahkan 2015 menjadi akhir Orlando di Kanada. Mesin diesel untuk pasar Korea masih diperbaharui pada 2015 untuk memenuhi persyaratan Euro 6 pemerintah. Nasib Orlando terlihat semakin buruk dengan penghentian penjualan oleh GM Uzbekistan dan penutupan pabrik di Korea Selatan yang memproduksinya.

Jika melihat eksterior Chevrolet Orlando Redline 2019, kita bisa melihat usaha Chevrolet untuk memberikan desain kekinian pada MPV 7 kursi ini. Desain keseluruhan dibuat lebih kokoh dan “bersegi” dibandingkan generasi awal yang dijual di Indonesia.

Eksterior depan Chevrolet Orlando Redline 2019 mendapatkan pembaharuan dengan memberikan desain gril depan yang mengikuti gaya kekinian Chevrolet yang lebih tegas dibandingkan pendahulunya. Menggunakan gril dua tingkat, sisi bawah yang besar mendapatkan warna hitam sedangkan sisi atas dipenuhi oleh satu bilas krom horizontal.

Dengan panjang generasi kedua ini lebih besar 32 mm dibandingkan generasi terdahulunya, eksterior samping Chevrolet Orlando Redline 2019 lebih ramping serta lebih pendek 5 mm dibandingkan versi 2011. Namun Chevrolet memberikan wheelbase yang lebih panjang untuk ruang kaki yang lebih lega. Sedangkan ukuran wheelbase sama dengan Buick GL6 kompak.

Jika diperhatikan, eksterior belakang Orlando Redline 2019 mendapatkan desain yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Lampu belakang pentagonal dibuat lebih tipis dan kekinian senada dengan lampu depan. Ada LED bar di sisi dalam lampu yang ditemani high mount stop lamp, wiper belakang dan dua reflektor di sisi bumper belakang.

Interior Chevrolet Orlando Redline 2019 menggunakan berbagai macam cover kulit dan material metal krom untuk memberikan kenyamanan selama perjalanan. Dalam urusan kabin, Orlando Redline mendapatkan peningkatan paling signifikan dibandingkan versi lama dengan nuansa elegan yang ditampilkan. Untuk kemudahan selama berkendara, Chevrolet juga memberikan 39 ruang penyimpanan untuk varian Redline yang fleksibel dan mudah diatur.

Dibandingkan generasi lama yang lebih besar, dasbor Orlando Redline 2019 lebih tipis dan mengandalkan gaya futuristik. Kontrol panel dengan kemiringan 10 derajat memudahkan pengguna untuk berinteraksi dengan semua teknologi baru yang dimasukkan ke dalam Orlando Redline 2019. Touch screen 8 inci yang terletak di tengah menjadi pusat sistem infotainment Orland.

Jika melihat Chevrolet Orlando generasi pertama yang dipasarkan di Indonesia, kemudi masih terlihat biasa dengan hanya sisi kanan yang mendapatkan tombol pengaturan. Sedangkan kemudi Orlando Redline 2019 lebih elegan dan kokoh dengan ragam tombol pengaturan bisa ditemukan di bagian dalam pada sisi kiri dan kanan. Tentunya Chevy ingin memudahkan pengemudi dalam mengakses semua teknologi baru yang diberikan kepada mobil ini.

Orlando Redline 2019 tersedia dalam tujuh tempat duduk dan kursi baris ketiga tidak bisa ditinggalkan, hanya bisa dilipat. Untuk GM, format ini disebut dengan 5+2. Kursi baris kedua dibagi dalam proporsi 60:40. Kursi baris kedua tersedia untuk 3 orang sementara baris belakang bisa digunakan dengan lapang untuk dua orang. Kursi depan dan belakang memiliki port USB untuk menghubungkan dan mengisi daya baterai, fitur fundamental yang diperlukan oleh generasi milenial saat ini.

Sistem operasi Chevrolet Orlando Redline 2019 dilengkapi dengan mesin bensin 1.3 L Ecotec yang akrab dengan model GM lainnya untuk pasar Cina, misalnya untuk Buick GL6. Sebelumnya diasumsikan bahwa mesin Orlando Redline menghasilkan 156 dk, tetapi setelah presentasi resmi terungkap bahwa kekuatannya adalah 163 daya kuda dengan torsi maksimal mencapai 230 Nm.

Harga Chevrolet Orlando Redline 2019 berkisar dari 119.900 hingga 154.900 yuan, atau setara dengan Rp 260 juta hingga Rp 336 juta, bandingkan dengan Orlando di Tanah Air yang dibanderol Rp 316.000.000,-. Jika dibawa ke Indonesia, bisa jadi Orlando 2019 akan mendapatkan harga yang lebih mahal. Tapi dengan sengitnya persaingan MPV di Indonesia, kita lihat saja apa yang akan dilakukan Chevrolet untuk Orlando di Indonesia.

Secara garis besar, Chevrolet Orlando Redline 2019 mampu memberikan apa yang kurang dari generasi pertamanya: teknologi yang baru serta desain yang lebih gagah. Dengan pembaharuan ini, menarik untuk dilihat bagaimana Orlando mampu bersaing di segmen kendaraan keluarga yang sedang dalam masa puncaknya.

Menurut data awal, produksi generasi kedua Chevrolet Orlando akan diproduksi di Cina oleh perusahaan patungan JV GM dan SAIC, Untuk diler Cina, Chevrolet Orlando Redline sudah masuk ke pasar Cina pada kuartal ketiga tahun ini. Sementara tidak ada informasi tentang rencana GM untuk menjual Orlando baru di negara lain.

Sepertinya perlu waktu lama untuk Chevrolet Orlando Redline 2019 tiba di Indonesia. Tapi jika melihat penjualan membaik di negara asalnya, bisa jadi Chevy akan berfikir untuk mencoba peruntungan mereka membawa Orlando ke Indonesia.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *